Selasa, 29 Desember 2015

#Monolog 10

Dulu saya pernah jadi relawan di sebuah LSM pencegahan bunuh diri, semacam suicide hotline gitu lah. Setiap bulan ada seorang laki-laki usia sekitar 50 tahunan yang mendonasikan Rp 1.500.000 ke organisasi kami. Dia datang teratur seperti mesin jam; selalu di tanggal yang sama, orang yang sama, jumlah yang sama... dan tidak pernah melalui transfer, dia selalu datang.

Menurut rekan-rekan saya lelaki itu sudah melakukan hal yang sama selama 4 tahun lebih. Saya menganggap rutinitas ini agak 'beda', tetapi saya memilih untuk tidak bertanya-tanya terlalu jauh. Hingga suatu hari saya menemukan selembar note tersisip di di amplopnya.

"Untuk Nurul -papa-"

Belakangan saya dengar cerita bahwa uang yang ia donasikan secara teratur itu tadinya merupakan uang saku bulanan anak perempuannya yang meninggal karena bunuh diri.

...

Untuk anda yang pernah sedikit saja terlintas di pikirannya untuk mengakhiri hidup, tolong berhenti. Jangan lakukan. Because if you do, those people close to you, they will miss you for the rest of their life.