Diri saya yang lain
datang dan bercerita tentang sebuah
jembatan, menjelaskannya batu demi batu.
“Tetapi, batu yang
mana yang menopang jembatan itu?” Saya bertanya.
”Jembatan itu tidak
ditopang oleh sebuah batu atau yang lainnnya,” jawab diri saya yang lain, “melainkan
oleh sebuah garis melengkung yang mereka bentuk.”
Saya tetap diam. Berpikir. Kemudian menambahkan: “Kenapa kau membicarakan soal batu itu? Justru
garis lengkung itulah yang penting bagiku.”
Diri saya yang
lain menjawab: “Tanpa batu-batu, garis lengkung itu tidak akan pernah ada.”