akan
kutulis keabadianmu di atas waktu
agar
aku tak harus selalu membukanya dengan nafasku
ingatan-ingatan
yang sering kueja satu persatu
dengan
huruf-huruf asing berisi namamu
bersama
malam, mengukir jejak bibirmu pada telapak tanganku
pada
satu jeda ruang dan waktu yang ingin kubekukan saja
dengan
satu titik untuk bermula
.