Jumat, 11 Januari 2013

Saya ini orang yang subjektif. Sungguh.


Belakangan, saya berhenti bertanya-tanya tentang mengapa tuhan belum juga memberikan apa yang saya minta, dan mencoba untuk mengingat tentang apa-apa yang telah tuhan berikan tanpa saya perlu meminta. Saya menghargainya. Sungguh. Terima kasih.

Belakangan, saya juga berhenti bertanya tentang dimana tuhan berada ketika saya sedang butuh-butuhnya, dan mencoba mengingat tentang bagaimana dia ada dimana-mana, di dalam diri saya, pada darah yang mengalir dalam nadi saya, di sekeliling saya, atas bawah, kanan kiri, luar dalam, setiap langkah, setiap jejak, setiap guratan kata, setiap tarikan nafas... Dia menyertai. Dia mencintai. Saya menghargainya. Sungguh. Terima kasih.

Tapi belakangan ini juga, saya baru menyadari; bahwa tuhan, dan cintanya, telah memangsa saya. Berulang kali...

...dan saya tidak tahu apakah saya harus berterima kasih untuk itu...